sebesar apa cintaku padamu? | waktu kelak akan memberitahu
karena rasa ini belum pantas diucap | tidak selagi aku masih belum siap
karena satu ucapan bisa menodai hati | noktah maksiat yang menenggelamkan diri
aku terlanjur terjembab dalam lubang rasa | bicara atau diam itu sama-sama menyiksa
namun bila terucap bukan hanya menyiksa namun sisakan dosa | karena kita sama-sama belum siap dan memendam rasa bisa jadi nista
masa depanku dan masa depanmu siapa yang tahu? | namun terkadang kebodohan mengambil alih akal sehatku
kukira dengan mencurahkan rasa ini padamu akan menenangkan | padahal kutahu itu awal musibah yang berujung pada penyesalan
maka mungkin diam adalah jalan yang terbaik | atau kujadikan saja ia beberapa lirik?
bagaimanapun aku tak punya muka | bila harus memulai dengan maksiat
maka biarlah rasa ini masih terpendam tanpa diungkap | sampai waktunya aku mampu dan pantas untuk bercakap
seberapa besar cintaku padamu? | mungkin engkau takkan pernah tahu
ustad Felix Siauw..
PILIH JODOH YANG PASTI
Kenapa pilih yang nggak pasti?Padahal yang jelas udah menghampiri?
Dia mungkin lebih tampan, tapi yang ini beriman?
Yang sana memang lebih cool, tapi yang ini lebih bertanggung jawab?
Saran untuk para wanita yang sudah siap nikah,Kalau ada lelaki yang mendekatimu dan kau suka padanya, langsung tanya, "Kapan melamar saya?" Kalau gak berani jawab, lupakan aja. Itu bukan lelaki gentle. Kalau ia banyak beralasan, saran saja tegaskan, "Sekarang, atau gak untuk selamanya".
Nikah itu ibadah,
harus disegerakan,Bukan untuk dinantikan,
apalagi dipermainkan.Jadi, kapan Sahabat siap nikah?
Semoga Sahabat-sahabatku yang sedang dalam penantian, dimudahkan mendapatkan jodoh. Yang belum kepikiran semoga disadarkan dan dipersiapkan sedini mungkin. Aamiin.
Setia Furqon Kholid

0 komentar:
Posting Komentar