Minggu, 11 Agustus 2013

Ketika Kebahagian menjadi Duka...-_-....

Kawan,bagaimana rasanya saat Hari raya telah tiba?? pasti senang,bahagia,bisa berkumpul dengan keluarga dan saudara.Namun beda dengan saya.Lebaran tahun ini 08 Agustus 2013,1434 Hijriyah.Justru berbuah duka.Seperti kebiasaan di keluarga saya dan mungkin juga anda.Setelah selesai sholat idhul fitri,biasanya ada yang datang ke makam nenek,kakek,atau anggota keluarga yang telah tiada untuk mendoakan.
Selesai ke makam,pasti pulang ke rumah dulu untuk meminta maaf kepada orang tua.Begtu juga dengan saya.Ngobrol2 sebentar dengan adik dan kakak saya.Setelah itu kami sekluarga bersiap-siap ke rumah ibu ayah saya(nenek).Ibu ayah saya juga belum lama ini jatuh sakit,jadi hanya bisa duduk di atas tempat tidur,tapi Alhamdulillah sudah agak baik kondisi kesehatannya.Orang tua Ayah saya tinggal satu,yaitu nenek sedangkan kakek sudah lama tiada saat saya belum lahir.Berkumpul dengan seluruh anggota keluarga besar memang menyenangkan apalagi pas hari raya Lebaran.Saling Memaafkan saling mendoakan dalam kebaikan.Makan-makan bersama.Subhanalloh betapa indahnya hidup ini...^_^...

Karena banyak tamu yang datang ke rumah nenek saya,kami sekeluarga pamitan untuk bersilaturahmi ke rumah nenek,ibu dari ibu kandung saya.Ayah(kakek) ibu saya juga sudah tiada belum lama baru sekitar 2 tahun.Jadi saya sekarang hanya tinggal memiliki 2 nenek.dari pihak ayah saya dan ibu.Sampai di rumah nenek  suasana tampak masih sepi.Biasanya rame,banyak tamu yang berkunjung.Saya langsung masuk,nenek saya sudah lama sakit,hari sabtu kemaren 3 Agustus 2013,nenek harus di bawa ke RS Wirosaban karena kesulitan bernafas.Saya sempatkan untuk menjenguknya,disana nenek di tunggu om saya,adik dari ibu saya yang pertama.Ternyata nenek saya tidak harus opname,cuma butuh bantuan oksigen.Setelah di priksa dokter,katanya tidak apa-apa.Nenek di rumah sakit cuma 2 jam,habis itu di bawa pulang.
Saat saya bersilaturhami di rumah nenek,nenek sudah di atas tempat tidur sudah tidak bisa bangun lagi hanya bisa berbicara.Nenek sering berdzikir"Lalillahillah " berkali-kali...Terdengar samar2.Tapi masih bisa di ajak berbicara meskipun kurang jelas.Pada waktu itu saya mendapat firasat"sepertinya nenek sudah tidak lama lagi".saya duduk di samping nenek berdekatan denagan ibu saya.waktu itu sekitar jam 09.00 pagi.Saya duduk di dekat nenek beberapa saat,sampai ada tentangga sebelah ada yang datang.Saya terus keluar,biar tamu yang lain bisa masuk kamar nenek.Saya menunggu di ruang tamu bersama anggota keluarga yang lain,tapi ibu saya masih menunggu nenek.
Tamu yang datang namanya Pak Marwan(bukan nama sebenarnya) dan istrinya.Pak Marwan adalah salah satu kamu,atau orang yang sering ceramah di desa menggisi kutbah jumat.Setelah pak Marwan pulang bersama istrinya.Saya masih di ruang tamu bersama adik2 saya,kakak dan om2 saya....Selang beberapa menit Pak Marwan datang lagi,katanya ada yang kelupaan."Sekarang kita doakan bersama-sama ibu Juwariyah,semoga jika Alloh SWT mengambil nyawanya KHUSNUL KHOTIMAH"kami seluruh anggota keluarga,berdoa dengan khusuk di pimpin pak Marwan.Beberapa anggota keluarga saya ada yang sedih,...Selesai berdoa saya kembali ke ruang tamu.Ayah saya mengajak bersilaturahmi ke rumah saudara yang lain..Akhirnya kami pamitan mau silaturhami ke saudara yang lain....Tapi ibu saya tidak mau ikut,dia mau menunggu ibunya (nenek saya).

Bersilaturhami adalah hal SANGAT DI ANJURKAN DALAM AGAMA ISLAM...karena akan mempererat tali persudaraan.Seperti biasanya,setelah selesai bersilaturahmi ke orang2 inti,saya bersama teman2 berkumpul untuk bersilaturahmi ke rumah guru2 ngaji saya...Seruu pokoknya.....sampai waktu menjelang dhuhur,saya bersama teman2 sudah berniat sekalian swalayan bareng di mushola Ash-Sholeh.karena biasanya hari pertama setealh dhuhur di adakan Swalayan bersama di mushola....Karena sudah dhuhur kami bersiap-siap ambil air wudhu....selesai berwudhu mau masuk mushola tiba2 HP saya berbunyi ada telephone masuk.Saya langsung angkat,"halo Assalamu'laikum"jawab saya,"bri,simbah ra ono(nenek tidak ada)","inalillhiwainnaillahi Roji'un",Baru tadi pagi bertemu,sekarang nenek sudah tidak ada untuk selamanya.  

Saya segera sholat dhuhur,jadi makmum....Tak terasa air mata ini menetes,tak terbayangkan lagi ketika lebaran tahun depan,saya menggetuk pintu dan mengucap salam...nenek telah tiada.Bagaimana nanti kami mempersatukan tali persaudaraan dengan anggota keluarga yang lain.Smga Alloh SWT tetap memper-erat tali persaudaraan kami....selesai sholat saya pamitan sama teman dan bilang simbah saya tidak ada....Saya bergegas pulang mengabari anggota keluarga yang lain.Ternyata Ayah dan kakak saya ke2 sudah ke rumah nenek.sedangkan kakak saya yang pertama sudak mudik ke rumah mertuanya bersama istri tadi pagi....Saya langsung ke rumah nenek bersama adik keponakan saya,sampai di sana sudah banyak sekali orang yang datang..."KETIKA KEBAHAGIAAN MENLADI DUKA"....di saat orang-orang bahagia merayakan hari raya idhul fitri...saya harus kehilangan sosok nenek yang luar biasa....anggota keluarga pada menanggis,tak tahan air mata ini ikut menetes beberapa kali...Saya melihat ibu saya menanggis mengucurkan air mata begitu deras...ibu saya adalah anak pertama dari nenek saya...ayah saya juga ikut meneteskan air mata...Istri om saya sampai menanggis histeris....

Dapatkah engkau bayangkan jika itu yang terjadi pada anggota keluarga-mu??
Sayangilah dan doakanlah selalu anggota keluargamu dalam kebaikan....
Karena kita tidak tau kapan ajal akan menjemput....
Ya Alloh Yang MAha Pengampun...Mohon ampun atas segala dosa kami....


Kawan,tak terasa air mata ini menetes saat menulis cerita ini....

“Tulisan ini diikutkan dalam TjeritaHari Raya yang diselenggarakan oleh @leutikaprio.”

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Copyright © Menebar Inspirasi Membuka Mata Hati | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑